Selulosamerupakan komponen yang mendominasi karbohidrat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan hampir mencapai 50%, karena selulosa merupakan unsur struktural dan komponen utama bagian yang terpenting dari dinding sel tumbuh-tumbuhan.Selulosa merupakan β-1,4 poli glukosa, dengan berat molekul sangat besar. Unit ulangan dari polimer selulosa Polimerisasiradikal bebas ( FRP) adalah metode polimerisasi yang dengannya polimer terbentuk oleh penambahan blok bangunan radikal bebas yang berurutan.Radikal bebas dapat dibentuk oleh sejumlah mekanisme yang berbeda, biasanya melibatkan molekul inisiator yang terpisah. Setelah generasinya, radikal bebas yang bermula menambahkan unit monomer (nonradikal), sehingga Analisiskinetik untuk dua reaksi ini memberikan beberapa perbedaan yang menarik tidak hanya dalam bagaimana polimer terbentuk, tapi bagaimana reaksi dapat dikontrol[4]. 1. Kinetika dari polimerisasi kondensasi Polimer kondensasi terjadi dari reaksi antara gugus fungsi pada monomer yang sama atau monomer yang berbeda. Molekulsederhana dari unit berulang ini disebut monomer, dan proses konversi dari monomer menjadi polimer disebut polimerisasi. Polimer adalah homopolimer, kopolimer (tidak dibatasi hanya untuk dua komponen), atau campuran-campuran daripadanya yang memiliki berat molekul dari 1.000.000 sampai sekitar 100.000.000 yang tersusun dari unit ulangan Dịch Vụ Hỗ Trợ Vay Tiền Nhanh 1s. Latihan contoh soal dan jawaban soal polimer Berilah tanda silang X pada huruf A, B, C, D atau E di depan jawaban yang benar! 1. Polimer berikut yang tidak termasuk polimer alam adalah …. A. tetoron B. selulosa C. amilum D. protein E. enzim 2. Komponen penyusun polimer disebut …. A. rantai karbon B. molekul C. makromolekul D. monomer E. unsur 3. Polimer berikut yang tergolong polimer alam adalah …. A. polietena B. poliester C. poliisoprena D. butadiene stirena E. polivinilklorida 4. Terdapat beberapa polimer berikut. 1 poliester 2 polivinilklorida 3 bakelit 4 melanin 5 nilon Dari data di atas yang tergolong polimer jenis termoplastik adalah …. A. 1 dan 5 B. 2 dan 5 C. 2 dan 4 D. 1 dan 3 E. 4 dan 5 5. Berikut merupakan jenis kopolimer berdasarkan susunan monomernya, kecuali …. A. statistik B. rangkap C. bergantian D. blok E. bercabang 6. Monomer dari nilon adalah …. A. asam adipat dan 1,6-diaminoheptana B. asam metanoat dan 2,5-diaminaheksana C. asam adipat dan 1,6-diaminoheksana D. asam tereftalat dan etilen glikol E. asam tereftalat dan 1,6-diaminoheksana 7. Monomer dari polimer berikut adalah …. A. B. C. D. E. 8. Polimer yang dibentuk dari penggabungan monomer asam dan alkohol adalah …. A. tetoron B. nilon C. dacron D. karet E. teflon 9. Karet alam merupakan polimer yang terbentuk dari monomer …. A. etena B. propena C. asam adipat D. vinilklorida E. isoprena 10. Polimer berikut yang terbentuk melalui polimerisasi kondensasi adalah …. A. karet buatan B. PVC C. polipropilena D. nilon E. polietilena 11. Perhatikan tabel berikut. No Polimer Reaksi polimerisasi 1 Poliester Adisi 2 Protein Adisi 3 Polivinilklorida Kondensasi 4 Dacron Kondensasi 5 Nilon Adisi Berdasarkan data pada tabel di atas, pasangan antara polimer dan reaksi pembentukannya yang tepat ditunjukkan oleh nomor …. A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5 12. Semua polimer berikut terbentuk sebagai hasil polimerisasi kondensasi, kecuali …. A. nilon B. dacron C. tetoron D. protein E. teflon 13. Molekul lain yang dihasilkan pada reaksi polimerisasi dacron adalah …. A. HCl B. HF C. H2O D. H2SO4 E. CH3OH 14. Monomer akan bereaksi adisi membentuk polimer …. A. nilon B. karet C. PVC D. teflon E. tetoron 15. Diantara monomer berikut ini yang dapat digunakan untuk polimerisasi kondensasi adalah …. A. B. isoprena C. HOCOC4H8COOH D. H2C = CH2 E. tetrafluoroetana 16. Hal-hal berikut yang tidak benar sehubungan dengan polimerisasi kondensasi adalah …. A. monomer tidak harus mempunyai ikatan rangkap b. paling tidak ada dua monomer yang berbeda C. menghasilkan molekul yang lain selain polimer D. Mr polimer kelipatan dari Mr monomer E. Monomer mempunyai gugus fungsi pada kedua ujungnya 17. Polimer berikut yang tidak bisa digunakan sebagai bahan plastik adalah …. A. polietena B. nilon C. polipropilena D. poliamida E. politetrafluoroetana 18. Polimer yang dapat digunakan sebagai pengganti kapas untuk mengisi bantal dan boneka mempunyai rumus struktur …. A. B. C. D. E. 19. Salah satu sifat polimer sintetik yang menjadikannya sebagai produk yang kurang ramah lingkungan adalah …. A. jika dibakar menghasilkan gas metana B. tidak bisa diuraikan oleh mikroorganisme C. dapat teroksidasi oleh udara sekelilingnya D. mudah berkarat E. tidak bisa didaur ulang 20. Polimer berikut yang berguna untuk membuat peralatan masak adalah …. A. poliisoprena B. poliester C. polivinilklorida D. politetrafluoroetana E. polipropilena Uraian B. Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat 1. Nama polimer sering dipertukarkan dengan plastik. Mengapa demikian? Apa yang dimaksud polimer? Apa bedanya dengan plastik? Jelaskan. 2. Sebutkan contoh polimer alam dan polimer sintesis masing-masing tiga buah. 3. Sebutkan macam-macam kopolimer berdasarkan susunan monomernya. Terangkan. 4. Polimer apa saja yang dihasilkan dari reaksi polimerisasi adisi? Sebutkan tiga polimer beserta monomer penyusunnya. 5. Bagaimana syarat monomer yang bisa digunakan untuk polimerisasi adisi? Bagaimana dengan monomer untuk polimerisasi kondensasi? Jelaskan. 6. Sebutkan struktur polimer dengan monomernya dari rumus molekul berikut. a. propena, CH3CH = CH2 b. vinil klorida, H2C=CHCl 7. Tuliskan hasil reaksi polimerisasi dari a. CH3CH = CHCl b. 8. Apa yang kamu ketahui tentang dacron? Bagaimana reaksi pembuatannya? Apa fungsinya? Terangkan. 9. Sebutkan kegunaan senyawa berikut. a. nilon b. tetoron c. PVC 10. Jelaskan dampak penggunaan plastik pada lingkungan dan berikan solusi untuk mengatasinya. Kunci Jawaban A Pilihlah jawaban yang tepat. 1. B 4. D 2. D 5. D 3. C 6. E 7. C 14. D 8. E 15. C 9. B 16. B 10. C 17. B 11. C 18. A 12. E 19. D 13. B 20. A 1. Karena sifat plastik maupun polimer yang mudah dilelehkan dan diubah menjadi beberapa bentuk. 2. Polimer alam poliisoprena karet alam, karbohidrat, selulosa, protein. Contoh polimer sintetis karet sintetis butadiena stirena, PVC, polietilena, teflon, tetoron, dacron. 3. Statistik, blok, bergantian, dan bercabang. 4. Poliisoprena dari monnomer isoprena, polietilena dari etena, polipropena dari propena. 5. Untuk polimerisasi adisi, monomernya sama dan punya ikatan rangkap; untuk polimerisasi kondensasi monomernya berbeda 6. 7. a polipropilena b protein 8. Dacron merupakan polimer yang dibentuk dari monomer asam tereftalat dan etilena glikol melalui reaksi polimerisasi kondensasi. Reaksi pembentukan dacron dituliskan sebagai berikut. Dacron dapat digunakan sebagai pengganti kapas untuk pengisi bantal atau guling, mainan anak boneka, dan sebagainya 9. Nilon sebagai bahan pembuatan karpet, kayu imitasi, pralon, alat-alat listrik, dan film; tetoron sebagai bahan benang dan tekstil, plastik, dan obyek cetakan; PVC sebagai bahan pembuatan pita perekam magnetik dan serat tekstil. 10. Plastik tidak dapat membusuk., sampah plastik jika dibakar membahayakan, karena dapat menghasilkan senyawa dioksin. Solusi yang dapat ditempuh untuk mengatasinya adalah dengan mengurangi pengguaan plastik, memisahkan sampah plastik dari sampah organik, jika memungkinkan dapat didaur ulang; sampah plastik jangandibuang sembarangan ataupun dibakar. - Artikel ini dimuat supaya membantu terkait polimer berikut yang terbentuk melalui polimerisasi kondensasi adalah, lebih spesifik untuk membantu sebagai referensi saat kesulitan mempelajari materi yang diajarkan. Berkembangnya soal-soal yang menyesuaikan dengan kompetensi dan kurikulum yang diterapkan terkadang menjadikan Sobat Quena kebingungan memahami pelajaran meski sudah diberikan contoh dan dipaparkan sebelumnya. Oleh karena itu, artikel tentang polimer berikut yang terbentuk melalui polimerisasi kondensasi adalah. Latihan soal ini sering dimunculkan pada berbagai modul pembelajaran. Dengan tujuan menjadikan Sobat Quena lebih menguasai setelah membaca reagen yang dipakai untuk menguji adanya glukosa adalah yang lebih ringkas. Baca Juga Teknik Memanaskan Bahan Menggunakan Tabung Reaksi Dan Penjepit Adalah, Soal Kimia SMA Sobat Quena dapat mengetahui informasi yang dibutuhkan dengan membaca polimer Pertanyaan Polimer Berikut yang Terbentuk Melalui Polimerisasi Kondensasi Adalah…? A. Karet alamB. PVCC. PolipropilenaD. NilonE. Polietilena Jawaban Polimer berikut yang terbentuk melalui polimerisasi kondensasi adalah, Ulasan Polimer yang terbentuk melalui polimerisasi kondensasi adalah atau sering disebut sebagai Nylon. Baca Juga Beberapa Contoh Makanan Khas Daerah Berbahan Hewani yaitu Soal Kimia SMP/ MTS/ Sederajat Nylon adalah jenis polimer sintetik yang ditemukan pada tahun 1935 oleh Wallace Carothers dari DuPont. Polimerisasi kondensasi adalah proses pembentukan polimer melalui reaksi kimia antara dua atau lebih monomer dengan melepaskan senyawa kecil seperti air, amonia, atau asam, sebagai produk sampingan. Nylon terbentuk melalui polimerisasi kondensasi antara dua monomer yang berbeda, yaitu asam adipat dan heksametilendiamina. Reaksi kimia antara kedua monomer ini menghasilkan pembentukan ikatan amida NHCO di antara mereka, dengan pelepasan molekul air H2O sebagai produk sampingan. Pengertian Polimerisasi Kondensasi Polimerisasi kondensasi adalah proses pembentukan polimer melalui penggabungan molekul-molekul kecil melalui reaksi yang melibatkan gugus fungsi, dengan atau tanpa diikuti lepasnya molekul kecil. Dengan kata lain, polimerisasi kondensasi hanya dilangsungkan oleh monomer yang mempunyai gugus fungsional. Molekul kecil yang dilepaskan biasanya adalah air. Selain itu, metanol juga sering dihasilkan sebagai efek samping polimerisasi kondensasi. Contoh Polimerisasi Kondensasi Contoh polimerisasi kondensasi adalah pembentukan selulosa dari monomer unit ulangan yaitu glukosa. Glukosa sebanyak n akan bergabung membentuk rantai dan air dengan jumlah n-1. Pada polimerisasi selulosa, dua monomer glukosa bergabung, mengkondensasikan molekul air, kemudian melepaskan atom oksigen yang menghubungkan dua monomer. Proses ini terus berlanjut sehingga membentuk rantai. Contoh lain polimer kondensasi adalah poliester, polikarbonat, poliurea, nilon, aramid, dan poliuretan. Y. Lutvira16 Agustus 2022 0514Jawaban terverifikasiJawaban yang benar D Polimerisasi kondensasi adalah proses polimerisasi dimana monomer- monomer saling berkaitan dengan melepas molekul kecil, seperti H2O dan metanol. Contoh polimer yang terbentuk sebagai hasil polimerisasi konsendasi adalah nilon, dakron, tetoron, dan telfon. Protein bukan polimer kondensasi karena hanya terdiri dari satu jenis monomer yaitu asam amino, protein terbentuk karena polimerisasi adisi. Jadi jawaban yang benar protein

semua polimer berikut terbentuk sebagai hasil polimerisasi kondensasi kecuali